Sebenarnya saya ga mau lagi membahas hal ini, cuma karena mengingat keterbatasan saya dalam internet dimanfaatkan oleh beberapa pihak untuk memputarbalikkan fakta dan memposisikan saya sebagai "YANG BERSALAH" maka saya harus mengangkat artikel ini. Bukan untuk memperkeruh keadaan, tetapi cuma mengklarifikasi agar jangan ada pihak-pihak tertentu DIMANFAATKAN oleh orang-orang yang PESAKITAN untuk membiaskan sebuah masalah.
Saya sangat bersyukur sekali, walaupun saya agak kesulitan browsing namun ada saja teman-teman yang berbaik hati mengabarkan kabar terakhir kasus saya dengan seseorang yang diGURUkan itu. (saya malas nyebut namanya lagi).
Salah satu artikel COUNTER Yang bikin saya kaget setengah mati adalah sebuah tulisan seseorang yang selama ini begitu saya kagumi, yang selama ini begitu manis dan santun dalam bertutur di blognya. Sebenarnya artikel itu juga begitu santun dan terkesan arif jika tidak dicermati baik-baik .
Di artikel itu Bayumukti menggunakan cara saya dengan menampilkan bukti-bukti SEAKAN-AKAN saya SALAH dan siguru itu ga bersalah dan cuma sibuk saja.
Tapi apa tidak lebih baik kita selesaikan cara berdamai saja ? Kalau udah 1 posting, 2 artikel ditanggapi ya udah dong. Kok sampe berlanjut ke artikel-artikel yang seperti semakin banyak menyulut permusuhan antara Blogger 1 dan yang lainnya.
Sebagai seorang Blogger yang juga Internet Marketer seharusnya Bayumukti tahu dan sadar bahwa jika sebuah artikel kita, kita anggap gagal maka kita harus membuat artikel lain pendukung artikel sebelumnya. Bukankah saudara Bayumukti juga mengajarkan hal demikian di artikel2 di blog anda? Atau jangan-jangan ……. ah saya ga mau berandai-andai.
Apa umur anda lebih kecil dari saya ? kalo enggak kok suka berantem ? Saya tidak melarang anda membuat testiomoni jelek tentang layanan bisnis apapun di Internet. Tapi yang wajar saja
seandainya sudah terselesaikan ya sudah. Jangan malah terus gencar jelek-jelekin orangnya. Ingat pepatah ada saat anda diatas dan ada juga saat anda dibawah. Ada saat anda mengolok-olok dan ada juga suatu saat anda diolok-olok.
Siapa yang menjelek-jelekkan cah…. toh memang kenyataannya JELEK …. atau menurut BOCAH saya jelek karena mau membongkar sebuah kebusukkan? Justru karena saya lebih berumur dari saudara makanya saya berani membongkar kebusukkan ini di saat yang lain ga berani dan memilih tutup mulut dan berkonspirasi.
Lagian, tadinya saya ga mau mengikutcampurkan kamu cah… tetapi mengingat artikelmu dan komentarmu di blog ini yang seolah-olah menjadi juru bicara terdakwa jadi ya terpaksa.
Kalo beliau bilang dalam artikelnya yang ini bahwa beliau sudah ikhlas dan mengikhlaskannya tapi toh nyatanya sepertinya mas zalukhu tetep marah-marah dan terus-terusan posting dan terus-terusan menghujat tanpa ada itikat perdamaian sama sekali . Buat mas zalukhu tolong dibaca lagi screenshoot kata-kata anda yang ini
Yang ga punya itikat baik itu siapa? yang menghujat itu siapa? Jika saya ga punya itikad baik, mungkin artikel yang memuat namanya sudah saya publish sebulan dua bulan yang lalu. Masih ingat pembicaraan kita di YM kan? Dimana saat itu anda membela siguru dengan mengatakan nomor HPnya diganti akibat sering di terror? Dan saudara sendiri menawarkan saya menitipkan pesan kepada anda untuk anda sampaikan langsung padanya? Tapi ah sodara bisa saja mengelak hal ini karena saya ga ada bukti.
Lagian saya sama sekali ga menghujat.. karena menghujat itu adalah tindakan tanpa bukti dan memang salah. Wong ini sudah terang-terang dianya ga berniat baik. Masa saya sudah menerima tawaran damainya, eh malah dia memposting artikel yang membiaskan masalah kemana-mana. Justru saya bisa mengatakan bahwa artikel saudara Bayumukti inilah yang MENGHUJAT saya.
Jadi stay calm bro.,… sperti yang saya katakan sebelumnya.. jika memang salah apa susahnya bilang salah. Jika memang terlibat, ga ada gunanya berkoar-koar mengatakan ga kenal dan ga terlibat. Wong pada kenyataannya sudah banyak yang mengetahui hubungan anda dengan dia. Cuma selama ini saya kasihan karena mengingat posisi kamu pada kasus ini, yang sayang justru anda manfaatkan untuk mencemarkan nama saya. Mungkin artikel itu anda poles dengan kata-kata manis dan bersahaja, tapi anak kecil juga tahu kok maksud dan tujuan artikel anda itu.
Untuk membuka mata hati anda dalam menyikapi persoalan ini silahkan baca artikel sebelumnya dan juga artikel baru dari saudara Kipas .
Aaaahhh memang suasana bloggosphere ini aneh banget. Di saat kita menuntut hak, malah dituduh menghujat. Di saat kita hendak memberitakan kebenaran, malah dituduh macam-macam hihihihihi.
Berhubung artikel ini adalah artikel klarifikasi maka komentar saya tutup karena ga mau dituduh cari traffik ataupun menyulut api permusuhan.
















"NIAS" yang indah, 

4 Trackback(s)
Maap.. ga boleh ngoceh kali ini.. he he he