Kebenaran atau Kebaikan ?

Ditulis Pada : April 9th, 2008 , 9:56 am | Kategori Cerita Hidup, Kisah Motivasi | Author: Nias zalukhu

Ga tau mengapa beberapa hari terakhir ini saya malas banget melakukan apa-apa. Mungkin karena suntuk akibat terus gagalnya upload theme baru Zalukhu.com akibat leletnya koneksi internet hiks, atau mungkin juga cuaca yang tak menentu akhir-akhir ini, mungkin juga karena kangen ama yayang yang sudah terpisah 7 bulan lamanya :) . Dalam kesuntukan tersebut saya melihat-lihat kembali koleksi dvd dan menyadari kalau masih banyak yang belum pernah saya nonton. Akhirnya saya menonton film pertama yang disutradarai oleh Aktor Ben Affleck berjudul Gone Baby Gone. Menonton film ini justru membuat saya bertanya-tanya, Mengapa Suatu Kebenaran Justru Tidak Membawa Kebaikan ?

Film yang berkisah tentang seorang detektif “pemula” yang menangani kasus penculikan anak dari seorang ibu yang pemabuk serta pecandu narkoba, dimana dia dihadapkan pada kenyataan bahwa ternyata penculikan tersebut penuh dengan konspirasi. Dia menemukan kenyataan bahwa sang anak bahagia diasuh oleh Pensiunan Polisi yang menangani kasus tersebut. Ketimbang hidup dan besar bersama ibunya yang notabene hanya memikirkan kesenangan sendiri, tentunya kita sebagai penonton akan lebih memilih agar sang anak tersebut tetap tinggal bersama keluarga barunya. Sang detektif pun dihadapkan pada kenyataan untuk memilih mengungkapkan kebenaran kasus tersebut atau tidak, walau sang kekasih dan orang-orang yang terlibat menjelaskan bagaimana persoalan sebenarnya namun sang detektif tetap keukeuh atas dasar kebenaran. Kasus pun selesai dimana sang anak kembali kepada ibunya, dan sang mantan polisi beserta istrinya dipenjarakan namun sang detektif mendapatkan bonus berupa ketidak terimaan dari sang kekasih dan harus merelakannya pergi. Di akhir film, sang detektif dan kita yang menonton menghadapi suatu kenyataan yang miris, bahwa kebenaran yang dilakukan oleh sang detektif justru tidak mebawa kebaikan untuk masa sang anak.

Terkadang kita melakukan sesuatu atas dasar kebenaran, tapi pernahkan kita memikirkan kebenaran itu menghasilkan kebaikan atau tidak? Sebaliknya kadang hendak mencapai suatu kebaikan tanpa perduli apakah caranya benar atau tidak. Seperti kasus yang akhir-akhir ini terjadi dimana oknum hacker mendeface beberapa situs pemerintah, sekilas mungkin tujuannya baik yakni hendak memberi peringatan kepada pemerintah sehubungan dengan rawannya butir-butir pasal dalam UU ITE dan lemahnya keamanan situs-situs pemerintah, namun dengan jalan yang tidak benar.

Contoh lain ketika kita memberikan uang receh kepada anak-anak kecil yang mengamen dan meminta-minta di jalanan tentunya hal itu adalah hal yang benar, tapi pernahkah kita berpikir bahwa justru kebenaran yang kita lakukan itu membawa hasil yang tidak baik bagi mereka? Kebenaran yang kita lakukan justru membuat mereka semakin malas dan justru menguntungkan bagi oknum-oknum yang “mengkoordinir” mereka ?

Selama ini, kita melihat begitu banyak yang mengatas namakan kebenaran tetapi justru menyengsarakan dan mengganggu kehidupan sesama. Jadi saya mengambil kesimpulan yang cukup ekstrim dengan menyatakan bahwa Tidak Selamanya Kebenaran Membawa Kebaikan. Kebenaran hanyalah milik Tuhan, kita manusia hanya dapat mencoba melakukan hal yang baik dan tentunya bertujuan baik dan menghasilkan hal yang baik. Kalau ditanya tentunya kita akan menjawab akan melakukan hal yang benar dan baik. Tapi jika suatu keadaan memaksa kita untuk memilih antara kebenaran dan kebaikan, kita memilih yang mana? Kebenaran atau Kebaikan ? Secara pribadi sih saya lebih memilih kebaikan, bagaimana dengan teman-teman?

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Technorati
  • Book.mark.hu
  • del.icio.us
  • Netvouz
  • DZone
  • ThisNext
  • blogmarks
  • Fark
  • YahooMyWeb
  • Netscape

Random Posts

Ingin Pasang Iklan atau ingin direview di Zalukhu.com ? Silahkan baca INFO LENGKAP.
Anda bisa mempublikasikan ulang artikel ini, dengan syarat menyebutkan sumber, judul asli dan link ke artikel ini.

Mulai 9 Oktober 2008 URL Komentar Blog ini Saya NOFOLLOW-kan
stumble it

10 orang yang ngoceh. Komentarin Dunk...

  1. Ecko
    Apr 9, 2008 at 11:36:53
    #1

    7 bulan gak ketemu yayang? Wah, saya yang baru 5 bulan gak ketemu aja sudah pusing tujuh keliling nih, apalagi yg sampe 7 bln? Sabar, Bro…

  2. BlogDokter
    Apr 9, 2008 at 11:38:39
    #2

    Kebenaran menurut siapa?

  3. arham | blogpreneur
    Apr 9, 2008 at 12:30:41
    #3

    masing2 ngerasa bener ;-)

  4. admin
    Apr 10, 2008 at 08:23:33
    #4

    @Ecko : Iya nih baru pertama kali terpisah lama, bukan pusing tujuh keliling lagi, jutaan kale hehe.
    @Blogdokter : Nah itu dia, justru selama ini banyak menuntut sesuatu berdasarkan kebenaran diri sendiri atau kelompoknya.
    @Arham : Yup, itulah salah satu kelemahan kita, saya pribadi juga kadang gitu sih.

    Tapi mungkin yang menjadi tugas kita sebagai generasi muda, menjadikan pengalaman generasi sebelumnya menjadi pelajaran bagi kita ke depan. Tapi susah sih kalau cuma kita yang memulai sedangkan yang lain tetap pada kondisi yang sama. Tapi minimal kita sudah mulai pada diri sendiri iya ga? :)

  5. turia
    Apr 10, 2008 at 11:31:19
    #5

    ndk tau gw…soalnya belum nonton filmnya…hiks
    dah ndk nonton filmnya,blum punya pacar,,klop dahhhh…
    hiks…hiks…hiks………..
    teganya dirimu mengingatkan semua ini melalui artikel ini…..

  6. girly
    Apr 10, 2008 at 12:07:19
    #6

    tapi jangan salah kebaikan itu belum tentu menghasilkan kebenaran,begitu juga sebaliknya.jadi mnurut saya semuanya tuh tergantung dari sikon n permasalahannya kale.

  7. admin
    Apr 10, 2008 at 12:10:59
    #7

    @turia haha sabar bro
    @girly : Iya benar, ko semuanya jadi membungungkan ya hehe

  8. eenx
    Apr 10, 2008 at 17:38:16
    #8

    Hm…. trus siapa yang mau disalahkan, keadaan? atau Kondisi?

  9. Lutfi Rifai
    Apr 11, 2008 at 12:50:26
    #9

    cuman 7 bulan aja bingung bro…. aku yg udah enggak ketemu sehari aja fine-fine ajah :D *bingung kan :p *

  10. admin
    Apr 12, 2008 at 08:23:05
    #10

    @eenx : nah itu dia, kita ga tau harus nyalahkan siapa… kembali ke diri masing-masing aja deh.. :)
    @Lutfi Rifai : sehari ?? wew lama banget bro… hehehe

Post a Comment