Mengagumi, Menyayangi dan Mencintai Seseorang membawa berbagai situasi dalam kehidupan kita. Ketika ketiga rasa itu kita persembahkan untuk sahabat, orangtua, kekasih maupun guru kita, maka saya menjamin tidak selamanya semua itu terlaksana dengan indah. Terkadang kita harus memarahi kekasih kita jika dia mulai melirik orang lain , terkadang kita harus emosi ketika orangtua kita terlalu mengekang kita, terkadang kita harus bertengkar dengan sahabat kita jika dia berbuat kesalahan, terkadang kita mengkoreksi guru kita jika apa yang diajarkannya justru menyesatkan muridnya, terkadang kita harus ngambek jika pacar kita mengabaikan kita dan terkadang juga kita harus mengingatkan sebuah kesalahan walaupun harus menyakiti orang yang kita sayangi.
Tetapi dari semua hal itu, saya yakin bahwa tujuannya adalah untuk kebaikan. Bukan cinta namanya jika kita membiarkan kekasih kita berselingkuh, bukan sahabat namanya jika kita membiarkan sahabat kita melakukan kesalahan dan bukan sayang namanya jika kita membiarkan orang yang kita sayangi terus menerus salah jalan.
Mungkin memang caranya tidak begitu diterima oleh orang yang kita sayangi, cintai dan kagumi. Tetapi minimal jika dengan cara halus tidak mempan maka saya pikir tindakan-tindakan di atas merupakan hal terbaik terakhir yang bisa kita lakukan. Jadi jika pun suatu waktu kita harus melakukan sesuatu yang mungkin menyakitkan hati orang yang kita sayangi, cintai dan kagumi itu bukan berarti kita tak sayang, bukan berarti kita tak cinta dan bukan berarti kita tak kagum.
Sebuah lagu sangat saya suka dan mungkin kisah dalam liriknya sering kali terjadi dalam hidupku, mengingatkan saya bahwa tak selamanya membenci itu karena tak cinta dan tak selamanya mencintai tak boleh membenci.
Mungkin takdir ini terlanjur menunggu
Diriku tak dapat pergi darimu
walaupun seribu bintang tinggalkanku
dan mentari tak bersinar
Aku takkan mampu untuk lepaskanmu
Mencoba sejenak lupakan
Segalanya yang tlah terjadi
Duhai cinta, tataplah aku di sini tetap menatapmu
walau perih terus kau sakiti aku tetap mengharapmu
Mungkin benar bila aku tak berarti
dan dirimu terlalu berarti
walaupun pekatnya bulan gelapkanku
dan pelangi tak berpijar
wajahmu terlalu indah tuk kubenci
dan kuterus mencintaimu
engkau terus melupakanku
Judul lagu : Kubenci Kau Dengan Cintaku
Pencipta : Bobby
Penyanyi : Tito
Album : Cilapop (2005)
Produksi : SONY BMG Indonesia
















"NIAS" yang indah, 

Aug 16, 2008 at 10:27:28
aku cinta karena kau benci
jd secara filosofis benci = cinta
*ah kesimpulan yg aneh
Nias Zalukhu Reply:
August 16th, 2008 at 4:15 pm
Walah kalo itu bukan kesimpulan saya lho wkkwkwkw
Aug 16, 2008 at 10:50:53
aku suka lagu ituhhhhhhhhhh……. huhuhuhu itu lagu pas terakhir aku ninggalin kota surabaya tercinta
Nias Zalukhu Reply:
August 16th, 2008 at 4:16 pm
ih Fenny ikut2an ajah deh hehehe
Aug 16, 2008 at 10:59:13
Panda ternyata romantis juga… hihihii…
geli liatnya…
Nias Zalukhu Reply:
August 16th, 2008 at 4:17 pm
Lho kok Geli ???
Aug 16, 2008 at 11:03:50
Aku hanya bisa terharuuu ……
Nias Zalukhu Reply:
August 16th, 2008 at 4:19 pm
**** kasih sapu tangan
Aug 16, 2008 at 11:39:56
puitis amat tapi menyentuh jiwa
Nias Zalukhu Reply:
August 16th, 2008 at 4:22 pm
wah ternyata mas Tony bisa romantis juga…
Aug 16, 2008 at 12:31:42
Wah…Wah…Wah saya jadi terharu neh.
Nias Zalukhu Reply:
August 16th, 2008 at 4:27 pm
Cup cup
Aug 16, 2008 at 12:39:39
mau nyambung lagu boleh maszal… “semoga Tuhan membalas smua yg terjadi kepadaku suatu saat nanti…. hingga kau sadari sesungguhnya yang kau punya…. hanya satu….”
udah ah… heuheu
Nias Zalukhu Reply:
August 16th, 2008 at 4:28 pm
Wah mas Hakim penggemar Afgan Neh
Aug 16, 2008 at 12:41:27
asiik dapat link lagi.. hehe.. thanks..
Nias Zalukhu Reply:
August 16th, 2008 at 4:29 pm
Heheh cuma ngebalas ping dari mas Wahyu ajah kok
Aug 16, 2008 at 12:49:11
wah lagunya asik deh sekaligus ada linknya
ada ada aja nih bang zalukhu 
Nias Zalukhu Reply:
August 16th, 2008 at 4:30 pm
Heheh skalian berbagi cara berbagi Link wkwkwkkw
Aug 16, 2008 at 12:51:10
waw.. lagu yang amat menyentuh..
Nias Zalukhu Reply:
August 16th, 2008 at 4:34 pm
Heheheh tersentuh mas???
Aug 16, 2008 at 13:02:06
mirip dengan benci tapi rindu
Nias Zalukhu Reply:
August 16th, 2008 at 4:37 pm
Wah emang benar-benar jaman memang menentukan lagunya yach wkwkwkwk ampun pak….
Aug 16, 2008 at 13:08:33
Wah, jadi pengen denger suaranya nih pas nyanyi lagu ini. Sudah, ayo segera kita bongkar saja! Biar dunia tahu siapa sebenarnya dirinya. Halah! Serius banget ya?
Nias Zalukhu Reply:
August 16th, 2008 at 4:38 pm
Denger suaranya siapa Bro ? Bongkar apa? Bongkar Brankas ? hihihi
Aug 17, 2008 at 08:36:53
wah iya lagu itu emang bagus banget..hehhehe.. kalo ndak salah itu lagu taun 2006 khan yah.. sayang penyanyinya kok gak ngelurin album sendiri..
Aug 17, 2008 at 17:20:00
bilang benci tapi cinta juga kan om?awas lho om, hati2 soalnya biasanya klo dah benci ntr mlh bisa jadi cinta lho hehehehe kaburrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
Aug 17, 2008 at 19:49:10
*setelah panding 2hr 2mlm..*
>>>setelah stengah jam nunggu blog lo kebuka<<<
yaoloooohhh.. ngakak banget dah gw!
liat lagu ituh di link kemana2 dg semena2..
buseeettt.. ga jelas dah tuh benang merah link nya arahnya kemana.. ampe sekarang ga kedeteksi ama gw apa maksudnyah..
dasar blogger yg aneh *kebanyakan mkn duren pagi2 kali yeee*
Aug 17, 2008 at 23:12:59
andai saya masih punya kekasih…
*nelangsa mode: on*
Dec 11, 2008 at 08:32:09
Hi I am very happy to read your song rithmic. It reminds me to my best friend. Your are true May I know you more ha ha ha
Dec 23, 2008 at 07:48:12
“Tetapi dari semua hal itu, saya yakin bahwa tujuannya adalah untuk kebaikan. Bukan cinta namanya jika kita membiarkan kekasih kita berselingkuh, bukan sahabat namanya jika kita membiarkan sahabat kita melakukan kesalahan dan bukan sayang namanya jika kita membiarkan orang yang kita sayangi terus menerus salah jalan.”
dalam bentuk pemerintahan bagaimana ya merefleksikan cinta kita ? e..
“Ya Allah, tempatkan dunia di tanganku, bukan di hatiku”