600 ribu rupiah setara dengan sekitar US $ 67. Berarti kita bisa membeli beberapa domain dan menyewa hosting untuk 1 tahun. Kita juga bisa membeli sebuah Handphone yang murah dengan harga 600 ribu rupiah. Kalau komputer ngelag, 600 ribu rupiah bisa digunakan untuk mengupgrade Memory hingga 2GB. Makan-makan di restoran dengan teman juga bisa hanya dengan 600 ribu rupiah. Tapi bagaimana jika kehormatan anda HANYA dinilai 600 ribu rupiah?
Apakah sebuah kepercayaan berharga hanya 600 ribu rupiah?. Apakah kepercayaan hanya dihargai 600 ribu rupiah? Untuk orang-orang yang hanya memikirkan uang, untuk orang-orang yang tidak memiliki perasaan, bisa saja kehormatan kita hanya dihargai 600 ribu rupiah. Tapi masalahnya, apakah kita rela kehormatan kita terinjak-injak untuk 600 ribu rupiah?
Dari tadi saya ngomong 600 ribu rupiah melulu, lalu masalahnya kenapa? Hehehe…. Sebenarnya artikel ini iseng saja saya tulis menanggapi kejadian yang baru saya alami. Dimana rasa kekagumanku, rasa hormatku dan rasa sayangku kepada seseorang hilang untuk sebuah nominal 600ribu rupiah. Lho kok bisa?
Ya bisa saja, beberapa waktu yang lalu saya terikat bisnis dengan 2 orang yang saya kagumi dan saya hormati. Yang satu sebagai penjual sebut saja Mr.X dan yang satu sebagai pembeli, sebut saja Mr. Y, saya berdiri di antaranya dengan sifat lugu seorang pemuda yang belum tersentuh ilmu politik. Ketika bisnis tersebut pecah dengan masing-masing pihak saling menyalahkan, saling merendahkan, saya mencoba berdiri di tengah-tengah tanpa bermaksud menjadi pahlawan. Ketika saya sebagai penengah diminta oleh Mr. X untuk melakukan penagihan kepada Mr. Y, karena bagaimanapun di dalamnya merupakan hak saya walaupun hanya sebesar 600 ribu rupiah. Ketika saya sampaikan, saya hanya dijanjikan oleh Mr. Y besok besok dan besok.
Karena niat membantu, saya pun bersedia menerima pembayaran dari konsumen Mr. Y lewat rekening PAYPAL karena dia berada di Belanda. Pembayaran senilai 600 ribu rupiah itu pun agak tertunda saya cairkan karena proses verifikasi PAYPAL dimana saya harus menunggu pembuatan rekening Bank Niaga untuk memverifikasinya. Tapi toh minimal jumlahnya sama dengan hak saya dalam tagihan tersebut. Karena sangat percaya dan menghormati Mr. Y, Saya pun menjaminkan kepada Mr. X bahwa akan ada pembayaran, dan tentunya mengingatkan kalau sudah terkirim hak saya akan dibayarkan. Namun hari berganti hari, minggu berganti minggu saya pun sudah tidak berhubungan dengan Mr. Y lagi, dan ketika saya mencoba tanyakan kepada Mr. X dia katakan belum ada pembayaran, dan saya konfirmasi ke Mr. Y justru dikatakan sudah dibayarkan dan saya dituntut untuk membayar 600 ribu rupiah. Ketika saya menghubungi Mr. X, justru dia mengelak mengatakan belum ada pembayaran dari Mr. Y. Saya dalam dilema pun mulai merasa diteror oleh anggota Mr. Y untuk 600 ribu rupiah padahal tuntutan saya cuma satu, saya ingin kopian bukti pembayaran untuk nantinya jadi pegangan saya menagih kepada Mr. X. Sangat wajar bila saya meminta bukti pembayaran karena Mr. X sudah memberikan tanggungjawab tersebut pada saya.
Akhirnya karena saya merasa terteror untuk uang sebesar 600 ribu rupiah, akhirnya saya bayarkan saja tanpa menunggu bayaran dari Mr. X.
Apalah arti 600 ribu rupiah disanding tiap malam saya ditelpon, dan saya juga habis-habisin pulsa menghubungi Mr. X yang seakan-akan menghindari saya, yang saya inginkan hanyalah keterbukaan. Bukan alas an menghindar dari Mr. X, bukan pula terror dari anggota Mr. Y ditambah perkataan bahwa saya tidak berhak meminta bukti pembayaran.
Banyak hal yang saya dapat dan ingin saya bagikan: Bahwa agar kita senantiasa berhati-hati jika melakukan kerjasama dengan orang-orang besar. Sepeserpun rupiah yang terlibat hendaknya tertulis dalam perjanjian. Jangan hanya modal percaya, jangan hanya modal omongan dan jangan hanya modal kharisma. 600 ribu rupiah tidak sebanding dengan pengabdian, kepercayaan dan perasaan yang saya berikan. Apalah sebenarnya arti 600 ribu buat Mr. X yang notabene seorang terpandang ? Apalah artinya 600 ribu buat Mr. Y yang selalu mengaku banyak harta ? Yang jelas 600 ribu rupiah bagi saya yang hanya orang kecil ini sangatlah berharga, tapi harga diri dan kehormatan tidaklah senilai itu. Kepercayaan, rasa hormat, rasa kagum yang ada dalam diri saya pun hilang hanya karena 600 ribu rupiah.












"NIAS" yang indah, 


Apr 4, 2008 at 09:12:24
Sepertinya Aku kenal Mr. Y itu bos, memang dia dan keluarganya seperti itu hanya memikirkan soal uang.. uang.. dan uang. Salut buatmu yang bisa keluar dari lingkaran setan. Tapi Mr. X itu siapa ?
Kapan ke kantor kami bos? Katanya mau ngajarin buat web ?
Apr 4, 2008 at 16:38:43
Wah jangan gitu lah Bos, disini saya ga nyebut nama lho.
Gimana mau ke kantor wong tiap ditelpon sibuk mlulu hehe.
Apr 6, 2008 at 15:27:03
walah 600 rb itu jumlah tabunganku di bank
wekekekeke
Apr 6, 2008 at 15:39:41
Weks kalo bayu mah mata uang tabungannya dollar kaleee….. Bagi dunk hehehe..
Apr 6, 2008 at 21:10:37
wah.. baca tulisan ‘Belanda’ n ‘600 ribu rupiah’ plus komennya Rico ‘memang dia dan keluarganya seperti itu’, saya jadi keingetan ama seseorang yang di Belanda juga, plus nominal uang yg sama, dan latar belakang keluarga yang sama…………………
Apr 6, 2008 at 23:52:42
anggap sebagai pelajaran berharga aja mas.. kalo rejeki gak akan kemana, nanti juga 600ribu nya bakalan balik lagi dengan jumlah yang jauh lebih besar
Apr 7, 2008 at 08:27:37
@fenfen wah-wah ternyata fen-fen punya “kenangan” dengan orang Belanda ya….
@jimmy iya sekarang sih dah saya lupain dan ikhlasin hehehe emang waktu itu “nyesek” aja bete tapi ya cuma waktu itu doank sekarang sih malah ketawa aja kalo ingat hal tersebut.
Thx udah mampir ya all hehe jangan malu-malu ngawasin disini
Apr 7, 2008 at 13:50:44
iya nih, bener kata mas… ‘kenangan buruk’ buat 3 taon yg lalu, tapi ‘kenangan menggelikan’ buat sekarang…
Apr 7, 2008 at 22:35:58
Tabah ya, Tuhan pasti memberi balasan.
Apr 8, 2008 at 11:32:00
pasti balik dah 600 ribunya. Yakin
Apr 9, 2008 at 08:47:21
@fenfen menggelikan? ketawa donk hhihihihi
@Blogdokter : kyaaaaa ada dokter aku jangan disuntik ya bos hihihihi
@lutfi : hehehe yakin nih? Kalau yakin aku juga yakin dech
Ya mungkin bagi sebagian orang nilai tersebut dianggap kecil tapi bagi kita yang kecil ini kan berharga, tapi biar semuanya jadi kenangan hehe.
Apr 10, 2008 at 09:24:08
Biar cuma 600rb, tapi kan lumayan bgt di masa krisis seperti skrg ini.
Apr 10, 2008 at 11:35:36
@Ecko iya tuh lumayan buat bli domain berapa biji hihihi
Apr 13, 2008 at 16:04:29
yeah begitulah hidup,,
buat sekarang emang penting punya harga diri dan kehormatan,, terlebih kejujuran,, yang sabar ya mas huehehe,,
oya,, thx banget,, isi blog anda berguna sekali bagi saya,, sukses selalu!
jadi ikut belajar bertumbuh kembang bersama,, makasih yah,,
Apr 14, 2008 at 08:21:10
@Zee : Thx gimana pun kehormatan yang utama hehehe. Ya semoga Zee juga ga bosen2 ngawain blog ini ya hehehe, kritik dan masukan selalu saya terima.
May 13, 2008 at 21:13:39
Walah.. urusan duit bin ribet.. diterima dengan ikhlas saja bang. Nanti pasti ada karmanya.